13.2. Tujuh Dimensi Kebudayaan - LOKERPEDIA
News Update
Loading...

Wednesday, December 2, 2020

13.2. Tujuh Dimensi Kebudayaan

Memahami dan Mengelola Perbedaan Budaya

Banyak dari kita bekerja rutin menggunakan orang-orang berdasarkan aneka macam budaya dan latar belakang lainnya.

Sering kali ini berjalan menggunakan baik, dan disparitas budaya yg menarik & memperkaya.

Namun, terkadang hal-hal yang keliru buat alasan bahwa kita mungkin tidak mengerti.

Di sinilah krusial buat tahu disparitas antara budaya, sebagai akibatnya kita bisa bekerja menggunakan orang-orang lebih efektif, dan mencegah kesalahpahaman.

Trompenaars dan Hampden-Turner Tujuh Dimensi Kebudayaan membantu kami melakukan hal ini. Kita akan melihat tujuh dimensi dalam artikel ini, & kita akan membahas bagaimana Anda dapat menerapkan contoh pada situasi Anda sendiri.

Tentang Model

Tujuh Dimensi Kebudayaan diidentifikasi oleh konsultan manajemen Fons Trompenaars dan Charles Hampden-Turner, dan model diterbitkan dalam buku mereka tahun 1997, " Riding Gelombang Kebudayaan . "

Trompenaars & Hampden-Turner berbagi contoh sehabis menghabiskan 10 tahun meneliti preferensi dan nilai-nilai rakyat pada puluhan budaya pada seluruh global. Sebagai bagian berdasarkan ini, mereka mengirim kuesioner pada lebih menurut 46.000 manajer di 40 negara.

Mereka menemukan bahwa orang-orang menurut budaya yg berbeda nir hanya secara acak tidak selaras satu sama lain, mereka berbeda dalam sangat khusus, bahkan diprediksi, cara. Hal ini lantaran setiap budaya mempunyai cara berpikir, nilai-nilainya sendiri & keyakinan, & preferensi yang berbeda ditempatkan pada banyak sekali faktor yang tidak selaras.

Trompenaars dan Hampden-Turner menyimpulkan bahwa apa yg membedakan orang berdasarkan satu budaya dibandingkan dengan yg lain adalah pada mana preferensi ini jatuh dalam masing-masing tujuh dimensi berikut:

  1. Universalisme vs partikularisme.
  2. Individualisme vs komunitarianisme.
  3. Spesifik vs menyebar.
  4. Netral dibandingkan emosional.
  5. Prestasi dibandingkan anggapan.
  6. Waktu berurutan terhadap waktu sinkron.
  7. Arah internal terhadap arah luar.

Kita akan melihat masing-masing dimensi secara rinci di bawah.

Anda bisa memakai contoh untuk tahu orang-orang dari latar belakang budaya yang tidak sinkron yg lebih baik, sehingga Anda dapat mencegah kesalahpahaman dan menikmati interaksi kerja yg lebih baik dengan mereka. Hal ini sangat berguna apabila Anda melakukan usaha dengan orang-orang dari semua dunia, atau apabila Anda mengelola aneka macam grup orang.

Model ini pula menyoroti bahwa satu budaya belum tentu lebih baik atau lebih tidak baik daripada yg lain, orang-orang berdasarkan latar belakang budaya yang tidak sinkron hanya menciptakan pilihan yang tidak sinkron.

Tetapi, contoh ini tidak memberitahu Anda bagaimana mengukur preferensi rakyat pada setiap dimensi. Oleh karena itu, yang terbaik buat menggunakannya sebagai pedoman umum saat berhadapan dengan orang-orang dari budaya yang berbeda.

Menerapkan Model

Mari kita lihat masing-masing dimensi secara rinci, dan menjelajahi beberapa taktik yg dapat Anda pakai menggunakan orang-orang yg sesuai menggunakan karakteristik disorot pada setiap dimensi.

Catatan 1: Untuk masing-masing dimensi, kami menyertakan beberapa budaya nasional yang Trompenaars dan Hampden-Turner diidentifikasi memiliki preferensi pada setiap ekstrim itu dimensi tertentu. Anda dapat menggunakan ini sebagai panduan umum, tapi ingat untuk memperlakukan orang sebagai individu, dan untuk menghindari stereotip.

Catatan 2: Model ini tidak memperhitungkan pengalaman atau perbedaan antara sub-budaya dalam negeri pribadi rekening orang, jadi ingatlah ini ketika Anda menerapkan model. Hal ini sangat relevan dalam lingkungan global saat ini, di mana orang dapat dipengaruhi oleh berbagai budaya.

Catatan 3: Jadilah bijaksana dalam bagaimana Anda menerapkan strategi ini. Dalam prakteknya, akan ada banyak faktor lain yang akan memiliki pengaruh pada bagaimana Anda mengelola orang dan berkomunikasi dengan mereka.

1. Universalisme Versus partikularisme

(Aturan Versus Hubungan)

Karakteristik

Strategi

Universalisme

Orang menempatkan kepentingan tinggi pada hukum, anggaran, nilai, & kewajiban. Mereka mencoba buat menangani secara adil dengan orang-orang menurut anggaran-aturan ini, namun aturan datang sebelum interaksi.

  • Membantu orang memahami bagaimana pekerjaan mereka mengikat ke nilai-nilai dan keyakinan mereka.
  • Memberikan petunjuk yang jelas, proses, dan prosedur.
  • Menepati janji dan konsisten.
  • Berikan orang waktu untuk membuat keputusan.
  • Gunakan proses yang obyektif untuk membuat keputusan sendiri, dan menjelaskan keputusan Anda jika orang lain yang terlibat.

Hal menganut yg teristimewa

Orang percaya bahwa setiap keadaan, dan setiap interaksi, mengatur peraturan bahwa mereka hidup. Tanggapan mereka terhadap situasi bisa berubah, berdasarkan dalam apa yg terjadi pada saat itu, dan siapa yang terlibat.

  • Berikan orang otonomi untuk membuat keputusan sendiri.
  • Menghormati orang lain 'kebutuhan ketika Anda membuat keputusan.
  • Bersikaplah fleksibel dalam cara Anda membuat keputusan.
  • Luangkan waktu untuk membangun hubungan dan mengenal orang-orang sehingga Anda dapat lebih memahami kebutuhan mereka.
  • Sorot aturan penting dan kebijakan yang perlu diikuti.

Budaya universalis generik termasuk AS, Kanada, Inggris, Belanda, Jerman, Skandinavia, Selandia Baru, Australia, & Swiss.

Budaya partikularistik khas termasuk Rusia, Amerika Latin, & China.

Dua. Individualisme Versus komunitarianisme

(Individu Versus Grup)

Karakteristik

Strategi

Individualisme

Orang-orang percaya dalam kebebasan langsung dan prestasi. Mereka percaya bahwa Anda membuat keputusan sendiri, & bahwa Anda harus mengurus diri sendiri.

  • Pujian dan penghargaan kinerja individu.
  • Berikan orang otonomi untuk membuat keputusan sendiri dan menggunakan inisiatif mereka.
  • Menghubungkan kebutuhan masyarakat dengan orang-orang dari kelompok atau organisasi.
  • Izinkan orang untuk menjadi kreatif dan belajar dari kesalahan mereka.

Komunitarianisme

Orang percaya bahwa grup ini lebih krusial daripada individu. Kelompok ini menaruh donasi dan keamanan, pada pertukaran buat loyalitas. Kelompok ini selalu tiba sebelum individu.

  • Pujian dan penghargaan kinerja kelompok.
  • Jangan memuji orang secara publik.
  • Izinkan orang untuk melibatkan orang lain dalam pengambilan keputusan.
  • Hindari menampilkan kasih.

Budaya individualis khas termasuk AS, Kanada, Inggris, Skandinavia, Selandia Baru, Australia, & Swiss.

Budaya komunitarian khas termasuk negara-negara di Amerika Latin, Afrika, dan Jepang.

3. Spesifik Versus membaur

(Bagaimana Orang Jauh Terlibat)

Karakteristik

Strategi

Spesifik

Orang-orang terus bekerja dan kehidupan langsung yg terpisah. Akibatnya, mereka percaya bahwa interaksi tidak mempunyai poly imbas pada tujuan kerja, &, meskipun interaksi yang baik adalah penting, mereka percaya bahwa orang bisa bekerja bersama tanpa mempunyai interaksi yang baik.

  • Jadilah langsung dan to the point.
  • Fokus pada tujuan orang-orang sebelum Anda berfokus pada penguatan hubungan.
  • Memberikan petunjuk yang jelas, proses, dan prosedur.
  • Izinkan orang untuk menjaga pekerjaan dan kehidupan rumah tangga yang terpisah.

Berdifusi

Orang melihat tumpang tindih antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Mereka percaya bahwa interaksi yg baik adalah penting untuk tujuan bisnis rendezvous, dan bahwa interaksi mereka dengan orang lain akan sama, apakah mereka di tempat kerja atau pertemuan sosial. Orang-orang menghabiskan ketika pada luar jam kerja dengan rekan dan klien.

  • Fokus pada membangun hubungan yang baik sebelum Anda fokus pada tujuan bisnis.
  • Cari tahu sebanyak mungkin tentang orang-orang yang Anda bekerja dengan dan organisasi yang Anda melakukan bisnis dengan.
  • Bersiaplah untuk mendiskusikan bisnis pada acara-acara sosial, dan memiliki diskusi pribadi di tempat kerja.
  • Cobalah untuk menghindari menolak undangan untuk fungsi sosial.

Budaya eksklusif yang khas termasuk Amerika Serikat, Inggris, Swiss, Jerman, Skandinavia, & Belanda.

Budaya menyebar khas termasuk Argentina, Spanyol, Rusia, India, & China.

4. Netral Versus Emosional

(Bagaimana Orang Express Emosi)

Karakteristik

Strategi

Netral

Orang-orang menciptakan upaya akbar buat mengontrol emosi mereka. Alasan mempengaruhi tindakan mereka jauh lebih berdasarkan perasaan mereka. Orang tidak menyampaikan apa yang mereka pikirkan atau bagaimana mereka merasa.

  • Mengelola emosi Anda secara efektif.
  • Perhatikan bahwa Anda bahasa tubuh tidak menyampaikan emosi negatif.
  • "Stick ke titik" dalam pertemuan dan interaksi.
  • Perhatikan reaksi orang-orang hati-hati, karena mereka mungkin enggan untuk menunjukkan emosi mereka yang sebenarnya.

Emosional

Orang ingin menemukan cara untuk mengekspresikan emosi mereka, bahkan secara spontan, pada loka kerja. Dalam budaya ini, itu diterima dan diterima buat memperlihatkan emosi.

Budaya netral spesial termasuk Inggris, Swedia, Belanda, Finlandia, dan Jerman.

Budaya emosional spesial termasuk Polandia, Italia, Perancis, Spanyol, & negara-negara di Amerika Latin.

Lima. Prestasi Versus Anggapan

(Bagaimana Orang Lihat Status)

Karakteristik

Strategi

Prestasi

Orang-orang percaya bahwa Anda merupakan apa yang Anda lakukan, dan mereka mendasarkan layak sinkron. Budaya ini nilai kinerja, nir peduli siapa Anda.

  • Reward dan mengakui kinerja yang baik tepat.
  • Gunakan judul hanya bila relevan.
  • Jadilah teladan yang baik .

Penentuan sebabnya

Orang percaya bahwa Anda wajib dihargai untuk siapa Anda. Power, judul, & posisi materi dalam budaya ini, & peran-peran ini memilih konduite.

  • Gunakan judul, terutama saat ini memperjelas statusnya masyarakat dalam suatu organisasi.
  • Menunjukkan rasa hormat kepada orang-orang yang berwenang, terutama ketika keputusan menantang.
  • Jangan "muncul" orang dalam otoritas.
  • Jangan biarkan otoritas mencegah Anda berkinerja baik dalam peran Anda.

Budaya prestasi spesial termasuk Amerika Serikat, Kanada, Australia, & Skandinavia.

Budaya anggapan umum termasuk Perancis, Italia, Jepang, & Arab Saudi.

6. Waktu Sequential Versus Waktu Synchronous

(Bagaimana Orang Mengelola Waktu)

Karakteristik

Strategi

Waktu Sequential

Orang-orang misalnya insiden terjadi secara berurutan. Mereka menempatkan nilai tinggi pada ketepatan waktu, perencanaan (dan berpegang teguh pada rencana Anda), dan tinggal pada jadwal. Dalam budaya ini, "ketika merupakan uang," dan orang-orang nir menghargai ketika jadwal mereka terlempar.

  • Fokus pada satu kegiatan atau proyek pada suatu waktu.
  • Tepat waktu.
  • Menjaga tenggat waktu.
  • Tetapkan tenggat waktu yang jelas.

Waktu Synchronous

Orang melihat masa kemudian, kini , dan masa depan sebagai periode terjalin. Mereka sering bekerja pada beberapa proyek sekaligus, & melihat planning & komitmen menjadi fleksibel.

  • Jadilah fleksibel dalam bagaimana Anda mendekati pekerjaan.
  • Izinkan orang untuk menjadi fleksibel pada tugas-tugas dan proyek, di mana mungkin.
  • Menyoroti pentingnya ketepatan waktu dan tenggat waktu jika ini adalah kunci untuk tujuan pertemuan.
Khas budaya berurutan-time termasuk Cina, Rusia, dan Meksiko.

Khas budaya sinkron-time termasuk Jepang, Kanada, Norwegia, Inggris, & Amerika Serikat

7. Arah internal Versus Arah Outer

(Bagaimana Orang Berkaitan menggunakan Lingkungan mereka)

Karakteristik

Strategi

Arah internal

(Ini juga dikenal sebagai memiliki internal locus of control .)

Orang-orang percaya bahwa mereka dapat mengendalikan alam atau lingkungan mereka untuk mencapai tujuan. Ini termasuk bagaimana mereka bekerja dengan tim dan dalam organisasi.

  • Izinkan orang untuk mengembangkan keterampilan mereka dan mengambil kendali pembelajaran mereka.
  • Tetapkan tujuan yang jelas bahwa orang-orang setuju dengan.
  • Jadilah terbuka tentang konflik dan perselisihan, dan memungkinkan orang untuk terlibat dalam konflik yang konstruktif.

Arah Outer

(Ini juga dikenal sebagai memiliki eksternal locus of control .)

Orang percaya bahwa alam, atau lingkungan mereka, mengendalikan mereka, mereka wajib bekerja dengan lingkungannya buat mencapai tujuan. Di loka kerja atau dalam hubungan, mereka fokus tindakan mereka dalam orang lain, dan mereka menghindari pertarungan pada mana mungkin. Orang seringkali perlu diyakinkan bahwa mereka sedang melakukan pekerjaan yg baik.

Khas budaya internal arah meliputi Israel, Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, dan Inggris

Khas kebudayaan-kebudayaan luar-arah termasuk Cina, Rusia, & Arab Saudi.

Tips 1: Hofstede Dimensi Budaya adalah model lain yang dapat membantu Anda untuk memahami budaya yang berbeda. Keuntungan model Hofstede adalah bahwa penelitiannya termasuk karyawan hanya dari satu organisasi - IBM - sehingga temuannya tampaknya tidak akan terpengaruh oleh perbedaan budaya perusahaan. Kerugiannya adalah bahwa budaya perusahaan ini mungkin membelokkan hasil yang lebih umum.

Tip 2: Untuk mempelajari lebih lanjut tentang mengelola dan bekerja dengan orang-orang dari negara dan budaya yang spesifik, lihat Managing Around the World menu.

Poin Penting :

Tujuh Dimensi model Kebudayaan diciptakan sang Fons Trompenaars & Charles Hampden-Turner, dan diterbitkan pada kitab mereka, "Riding Gelombang Kebudayaan."

Model ini menyampaikan bahwa apa yg membedakan orang menurut satu budaya dibandingkan dengan yang lain adalah pada mana preferensi mereka jatuh dalam masing-masing tujuh dimensi berikut:

  1. Universalisme vs partikularisme.
  2. Individualisme vs komunitarianisme.
  3. Spesifik vs menyebar.
  4. Netral dibandingkan emosional.
  5. Prestasi dibandingkan anggapan.
  6. Waktu berurutan terhadap waktu sinkron.
  7. Arah internal terhadap arah luar.

Anda dapat memakai model untuk tahu orang-orang dari latar belakang budaya yg tidak sama yang lebih baik, sebagai akibatnya Anda dapat bekerja dengan lebih efektif, & mencegah kesalahpahaman.

Jadilah bijaksana dalam bagaimana Anda menerapkan model. Memperlakukan orang sebagai individu, dan ingat bahwa terdapat poly faktor yang akan mempunyai pengaruh pada bagaimana Anda berkomunikasi dan berinteraksi dengan Bab Sebelumnya

Home | Bab Sebelumnya | Menu | Bab Selanjutnya

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done