Intelijen dapat didefinisikan sebagai "kemampuan global individu untuk berpikir jernih dan berfungsi efektif dalam lingkungan". Dengan mogok definisi ini, kita bisa mendapatkan pemahaman yang lebih jelas tentang apa kecerdasan.
"Global" berarti bahwa kecerdasan seseorang mempengaruhi banyak bidang kehidupan mereka. Misalnya, kita berpikir tentang orang pintar sebagai orang yang pandai banyak hal.
"Berpikir jelas" berarti kemampuan untuk menggunakan kedua penalaran induktif / logika induktif (yaitu, menentukan apa teori dapat menjelaskan data Anda) dan penalaran deduktif / logika deduktif (yaitu, menentukan apa lagi yang bisa benar didasarkan pada apa yang Anda sudah tahu) ketika membentuk kesimpulan, daripada melakukannya berdasarkan respon emosional.
Fitur utama dari intelijen adalah kemampuan untuk menggunakan berpikir konvergen (yaitu, meletakkan ide-ide yang berbeda atau informasi bersama-sama berdasarkan apa yang mereka masing-masing memiliki kesamaan ketika mencoba untuk memecahkan masalah), dan ini adalah sesuatu yang dapat diuji dengan menggunakan tes kecerdasan .
Orang yg cerdas tahu bagaimana menggunakan otak mereka buat potensi sepenuhnya.
Seseorang dengan kecerdasan juga dapat berinteraksi dengan orang lain atau hal-hal di lingkungan sekitar mereka, sehingga memungkinkan mereka untuk "berfungsi secara efektif" di dalamnya. Misalnya, untuk mencapai tujuan yang diinginkan atau hasil.
Jenis Intelijen
Pada 1930, seorang peneliti bernama Louis Thurstone membentuk analisis faktor kecerdasan yg memungkinkan buat set data yang akan dianalisis buat tren.
Louis Thurstone mengidentifikasi sembilan jenis kecerdasan.
Sebagai output berdasarkan penelitiannya, Thurstone menyimpulkan bahwa ada Sembilan kemampuan mental utama seperti yang ditunjukkan di bawah ini:
? Induktif penalaran
? Deduktif penalaran
? Kelancaran Firman
? Kecepatan persepsi
? Verbal pemahaman
? Verbal kefasihan
? Memori
? Spatial visualisasi
? Matematika
Memperluas pada pandangan kecerdasan merupakan psikolog Howard Gardner, yang telah mengusulkan bahwa kita memiliki beberapa jenis kecerdasan.
Howard Gardner percaya bahwa orang yg tidak sama bisa menjadi "cerdas" pada hal-hal yang berbeda.
Delapan kecerdasan yg diusulkan sang Gardner merupakan:
? Verbal / Linguistik
? Logis-Matematis
? Tubuh Kinestetik
? Naturalistik
? Musik
? Visual / Spasial
? Interpersonal
? Intrapersonal
Seperti yang dapat Anda lihat berdasarkan pelukisan intelijen sejauh ini, intelijen bisa dicermati di kedua perspektif yg luas (yaitu, kemampuan generik / global), atau sebagai satu set kemampuan spesifik, misalnya yang diusulkan oleh Thurstone & Gardner.
Cermati :